Selasa, 26 Februari 2019

KRL Holec AC






Kereta rel listrik BN-Holec AC adalah kereta rel listrik AC yang dioperasikan di lintas Jabodetabek. KRL ini diproduksi oleh PT INKA Madiun sebagai hasil refurbishment (rehabilitasi) dari KRL BN-Holec non-AC.

Sejatinya KRL ini bukanlah barang ataupun jenis baru. Dahulu, KRL ini dikenal sebagai KRL dengan frekuensi gangguan paling sering terjadi. Namun, saat ini wujud aslinya sudah tidak lalu-lalang di lintas Jabodetabek (semua telah dirucat ke Purwakarta). KRL Holec AC yang direhab oleh PT INKA, Madiun ini turut meramaikan tipe-tipe KRL Jabodetabek.

Penyehatan kembali (refurbishment) KRL non-AC ini antara lain dengan mencangkokkan komponen atau instrumen dari perusahaan Woojin Industrial Systems, Co., Ltd. Korea Selatan dan PT Len Industri (Persero). Selain itu, penyehatan ini juga meliputi penambahan perangkat AC, mengubah wajah kabin masinis, membenahi tempat duduk penumpang, dan menghilangkan satu kabin masinis tiap rangkaiannya. Hasilnya, ada 3 set yang siap beroperasi sejak tanggal 29 Maret 2014. KRL ini beroperasi di lintas Duri-Tangerang, pp. TS1 beroperasi pada tanggal 29 Maret 2014, TS2 beroperasi sejak tanggal 9 April 2014, dan TS3 beroperasi sejak tanggal 4 Mei 2014. Tak menutup kemungkinan jika KRL ini dapat beroperasi mengelilingi Jabodetabek.

Meskipun KRL ini tidak lagi mengusung komponen dari BN-Bombardier dan Holec Ridderkerk, KRL ini tetap disebut sebagai KRL Holec AC. Karena beberapa masalah teknis, KRL ini dan KRL KfW sempat ditarik ke PT INKA untuk diperbaiki, namun untuk KRL BN-Holec AC, rangkaiannya sudah diletakkan di PT INKA layaknya KRL lain yang afkir di Stasiun Cikaum alias sudah diletakkan ditanah, bedanya hanya bogie yang masih terpasang disetiap rangkaiannya.

Selasa, 04 Februari 2014

KRL JR East 205




JR East 205 series (JR東日本205系電車) adalah jenis KRL yang diperkenalkan tahun 1985 oleh Japanese National Railways(国鉄, 日本国有鉄道) dan pasca privatisasi KRL seri ini dioperasikan oleh East Japan Railway Company dan West Japan Railway Company. KRL ini beroperasi di berbagai jalur yang ada di Jepang.
Pada bulan November 2013, sebanyak 50 dari 180 unit KRL seri 205 pesanan PT. Kereta Api Commuter Jabodetabek telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta yang dikirim melalui pelabuhan Niigata. Rencananya KRL ini akan dioperasikan di jalur komuter Jabodetabek untuk menambah jumlah perjalanan, dan menggantikan unit-unit KRL yang memiliki masalah dalam pendinginan ruangan. KRL yang tiba di Indonesia adalah tipe 205-0 yang dulunya pernah beroperasi di jalur Saikyō dan memiliki unit kereta dengan 6 pintu pada setiap sisinya, selain unit kereta standar dengan 4 pintu pada setiap sisinya.